Sabtu, 29 Desember 2012

profil taufik hidayat

Taufik Hidayat populer sebagai seorang atlet bulutangkis Indonesia yang berhasil memboyong sejumlah piala kaliber dunia. Pria kelahiran Bandung, ini pernah meraih medali emas pada Olimpiade Athena 2004, dirinya berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan Seung Mo Shon dari Korea Selatan.

Golongan : Tunggal Putra
Nama Lengkap : Taufik Hidayat
Tempat Lahir : Bandung
Tanggal Lahir : 10 Agustus 1981
Klub : Sangkuriang Graha Sarana Elektrik Bandungdung
Kota /Kabupaten : Kota Bandung
Propinsi : Jawa Barat

BIOGRAFI
Taufik Hidayat adalah pemain bulu tangkis tunggal putra dari Indonesia yang berasal dari klub SGS Elektrik Bandung. Pada Olimpiade Athena 2004, putra pasangan Aris Haris dan Enok Dartilah ini berhasil meraih medali emas dengan mengalahkan Seung Mo Shon dari Korea Selatan. Selain itu, Taufik juga menyandang gelar juara tunggal putra Asian Games (2002, 2006). Enam kali menjuarai Indonesia Terbuka, yaitu tahun 1999, 2000, 2002, 2003, 2004 dan 2006. Ditambah lagi menjurai Piala Thomas (2000, 2002, 2004 dan 2006) serta Piala Sudirman (1999, 2001, 2003 dan 2005).

Di luar karier bulu tangkis, Taufik juga dikenal sebagai pria playboy yang sering berganti pacar. Sebut saja artis Nola AB Theere, Deswita Maharani, dan Linda Rahman, yang pernah memiliki hubungan asmara dengan Taufik. Bahkan seorang perempuan bernama Fanny mengaku telah melahirkan anak dari hubungannya dengan Taufik saat masih sekolah dahulu. Bayi yang diperkirakan hubungan mereka berdua itu diberi nama Excel Revian Agachie. Pemain bulu tangkis asal Bandung ini kemudian menikah dengan Ami Gumelar, putri dari Agum Gumelar dan Linda Amalia Sari. Mereka telah dikaruniai seorang putri dan seorang putra.

Pada 30 Januari 2009, Taufik mundur dari Pelatnas dan menjadi pemain bulu tangkis profesional. Ia kemudian menjalin bisnis dengan Yonex dalam pengadaan alat olahraga. Ia juga menyampaikan rencananya untuk membangun Taufik Hidayat Arena, sebuah kompleks olahraga di Kelapa Dua, Ciracas, Jakarta Timur, Jakarta Timur, yang ditetapkan untuk dimulai pembangunannya sampai tiga tahun ke depan.

PENGHARGAAN
1998: Juara Brunei Open
1999: Juara Indonesia Open, Juara SEA Games
2000: Juara Indonesia Open, Juara Malaysia Open, Juara Kejuaraan Asia
2001: Juara Singapore Open
2002: Juara Indonesia Open, Juara Taiwan Open, Juara Asian Games
2003: Juara Indonesia Open
2004: Juara Indonesia Open, Juara Kejuaraan Asia, Juara Olimpiade
2005: Juara Singapore Open, Juara Kejuaraan Dunia
2006: Juara Indonesia Open, Juara Asian Games
2007: Juara Kejuaraan Asia, Juara SEA Games
2008: Juara Macau Open
2009: Juara US Open, Juara India Open
2010: Juara Canada Open, Juara Indonesia GP Gold, Juara French Open SS
2011: Semifinalis Victor-BWF Superseries Finals, Runner Up Proton Malaysia Open Super Series, Semifinalis Victor Korea Open Super Series Premier, Semifinalis Yonex–Sunrise India Open Superseries, Perempat final Indonesia Open Superseries Premier 2011, perempat final 2011 Yonex OCBC US Open Grand Prix Gold, Runner-up 2011 Yonex Canada Open

Tidak ada komentar:

Posting Komentar