- Nama
- Dionysius Hayom Rumbaka
- Tempat/Tgl. Lahir
- Kulon Progo, 22 Oktober 1988
- Peringkat Dunia BWF Tunggal Putra
- Peringkat Nasional : 4
- Tahun Bergabung
- 2005
- Kategori Pertandingan
- Tunggal Putra
- Tangan (Kiri/Kanan)
- Tangan Kanan
- Tinggi Badan
- 182 cm
- Bagaimana mengawali karir bulu tangkis
- Menonton teman-teman bermain bulutangki
Prestasi
- Medali Emas Sea Games 2011 (Beregu Putra)
- Juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011
- Semifinalis Piala Sudirman 2011
- Juara III Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011 (Beregu Putra)
- Juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011
- Semifinalis Piala Sudirman 2011
- Juara III Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011 (Beregu Putra)
- Juara I India Open Grand Prix 2010 (Tunggal Putra)
- Juara I Kejurnas 2010 Antar Klub (Beregu Campuran)
- Medali Perunggu Asian Games 2010 (Beregu Putra)
- Juara II Indonesia Open Grand Prix Gold 2010
- Semifinalis Chinese Taipei Grand Prix Gold 2010
- Finalis Piala Thomas 2010
- Juara III Kejurnas 2009
- Juara II India Open Grand Prix 2009
- Juara I Indonesia International Challenge 2009
- Juara I Yonex Australian Open Grand Prix 2009
- Juara II Sirnas DKI Jakarta 2009
- Juara II Vietnam Challenge 2009
- Juara I Sirnas Kalimantan 2009
- Juara I Banuinvest International Series Romania 2009
- Semifinalis Indonesia Challenge Surabaya 2008
- Juara I Beregu Gubernur Cup Kudus 2008
- Juara I PMS Open Solo 2008
- Final Milo Junior 2006
- Finalis Piala Thomas 2010
- Juara III Kejurnas 2009
- Juara II India Open Grand Prix 2009
- Juara I Indonesia International Challenge 2009
- Juara I Yonex Australian Open Grand Prix 2009
- Juara II Sirnas DKI Jakarta 2009
- Juara II Vietnam Challenge 2009
- Juara I Sirnas Kalimantan 2009
- Juara I Banuinvest International Series Romania 2009
- Semifinalis Indonesia Challenge Surabaya 2008
- Juara I Beregu Gubernur Cup Kudus 2008
- Juara I PMS Open Solo 2008
- Final Milo Junior 2006
Di Balik Perjalanan Karir
-
Pertandingan paling mengesankanMilo Junior 2006, sukses menembus babak Final.
-
Pertandingan paling mengecewakanBingo Bonanza Philipine Open 2007, kalah dibabak pertama dari S. Gomes
-
Lawan paling tangguhSony Dwi Kuncoro
-
Rekan berlatih favoritSemua
-
Pertama kali menjadi wakil negara padaKejuaraan Dunia di Korea (Junior)
Mengenal Lebih Dekat
-
HobiSepak bola
-
Makanan favoritPecel lele
-
Film favoritAction
-
Lagu favoritR&B
-
Aktor/Aktris favoritDewi Sandra
-
Atlit favoritTaufik Hidayat
-
Acara TV favoritEmpat Mata
-
Cita-cita/harapan untuk bulu tangkisMenjadi pemain dunia
-
Cita-cita bila tidak berkarir di bulu tangkisAngkatan udara
- Tentang saya : Hidup saya hanya untuk bulutangkis(sumber : PB Djarum)
Hayom
digadang-gadang akan menjadi pengganti Taufik Hidayat, karena karakter
permainannya yang mirip dengan taufik dan memang Hayom sangat mengagumi
taufik bahkan menjadikan taufik sebagai panutannya. Hayom memiliki
karekter bermain menyerang dengan smashnya yang kuat dan keras, serta
nettingnya yang cerdik. Bicara tenttang Idolanya Taufik Hidayat, Ia
belum pernah memenangkan duel melawan taufik. 2 kali bertemu dalam
turnamen bulu tangkis yang salah satunya pada grand final Axiata cup
kemarin, Hayom selalu mengalami kekalahan.Taufik sendiri mengatakan
bahwa permainan Hayom sudah sangat bagus hanya masalah mental.
Jika ditanya soal
skill bermain, Hayom sudah bisa dikatakan bagus dan mumpuni namun belum
konsisten. Di ajang turnamen bergengsi All England 2012, pada babak 16
besar Hayom dapat mengalahkan Tunggal Jepang berperingkat 6 BWF Sho
Sasaki. Padahal di ajang itu Hayom bukan pemain yang di Unggulkan. Wow
... bisa jadi penerus taufik nih. Namun sayang di babak Perempat final
ia harus tunduk pada pemain unggulan Malaysia berperingkat 1 BWF Lee
Chong Wei.
Pada gelaran
Axiata Cup yang baru usai 15 April ini, di Babak Quarter Final melawan
Malaysia Tigers hal mengejutkan pun terjadi Hayom dapat mengalahkan
salah satu Tunggal terbaik Malaysia yang juga merupakan juara All
England 2003 yaitu Muhammad Hafiz Hashim secara rubber set dengan poin
16-21 , 21-18 , 21-10 .
Itu semua bukan
hanya kebetulan semata atau sekedar keberuntungan, namun itu semua
berkat kerja keras dan latihan Hayom Rumbaka selama ini.
Sudah saatnya
Indonesia meregenerasi para pemainnya sebelum terjadi kekosongan pemain
handal. Meregenerasi para pemain bukanlah hal yang mudah dan dapat
dilakukan dengan waktu singkat, butuh waktu lumayan lama untuk
melakukannya. Mumpung masih ada pemain senior seperti Taufik dan Simon,
jadi persiapkan atlet muda dari sekarang sebelum taufik dan simon
gantung raket agar nantinya tidak terjadi kekosongan pemain handal,
seperti yang sekarang ini sedang menimpa sektor tunggal putri Indonesia
(semoga bisa cepat teratasi). Pemain Muda hendaknya lebih sering
diturunkan di pertandingan Internaional ya meskipun mungkin pada awalnya
hasilnya belum begitu memuaskan. Namun jika sering diturunkan pasti
pemain muda sudah terbiasa akan atmosfir pertandingan internasional dan
terbiasa dengan lawan yang berat, dan lama-kelamaan pasti bisa
mendapatkan prestasi. PBSI harus berani berspekulasi memasukkan pemain
muda dalam list pertandingan Internasional agar bisa mendapatkan atlet
yang benar-benar handal dan mumpuni.
Selain Dionysius Hayom Rumbaka, masih ada Shesar Hiren Rhustavito (18 Tahun), Tomi Sugiarto,
dll pemain Tunggal putra muda yang bisa menjadi tumpuan masa mendatang.
Hanya perlu sering dilatih dan diturunkan dalam ajang Internasional
saja.
disektor Ganda
Putra juga ada pasangan senior Markis Kiddo/Hendra S., Bona/Ahsan yang
sekarang menduduki peringkat 6 BWF, dan Alvent / Hendra A.G . Mumpung
mereka masih On fire ayo persiapkan ganda muda untuk masa depan seperti Angga Pratama/Rian Agung , Gideon/Agripinna
dll mereka harus sering diturunkan dalam pertandingan. Angga/Rian
sendiri pernah membuat gebrakan yang sangat tidak diduga dengan
mengalahkan Pemain kelas dunia Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dalam gelaran
Indonesia Open Primer Super Superseries 2011.
beberapa photo hayom rumbaka

Tidak ada komentar:
Posting Komentar