Sabtu, 29 Desember 2012

dionysius hayom rumbaka

bagi kalian  yang suka menonton pertandingan bulu tangkis pasti kalian kenal dong dengan pemain yang satu ini yups dialah dionysius hayom rumbaka salah satu pemain tunggal putra yang di miliki indonesia saat ini. hayom rumbaka juga salah satu pembulu tangkis favorit ku yuks lebih dekat mengenal hayom rumbaka dengan profil berikut ini
  • Nama
  • Dionysius Hayom Rumbaka
  • Tempat/Tgl. Lahir
  • Kulon Progo, 22 Oktober 1988
  • Peringkat Dunia BWF Tunggal Putra
  • Peringkat Nasional : 4
  • Tahun Bergabung
  • 2005
  • Kategori Pertandingan
  • Tunggal Putra
  • Tangan (Kiri/Kanan)
  • Tangan Kanan
  • Tinggi Badan
  • 182 cm
  • Bagaimana mengawali karir bulu tangkis
  • Menonton teman-teman bermain bulutangki

Prestasi
- Medali Emas Sea Games 2011 (Beregu Putra)
- Juara Indonesia Open Grand Prix Gold 2011
- Semifinalis Piala Sudirman 2011
- Juara III Djarum Superliga Badminton Indonesia 2011 (Beregu Putra)
- Juara I India Open Grand Prix 2010 (Tunggal Putra)
- Juara I Kejurnas 2010 Antar Klub (Beregu Campuran)
- Medali Perunggu Asian Games 2010 (Beregu Putra)
- Juara II Indonesia Open Grand Prix Gold 2010
- Semifinalis Chinese Taipei Grand Prix Gold 2010
- Finalis Piala Thomas 2010
- Juara III Kejurnas 2009
- Juara II India Open Grand Prix 2009
- Juara I Indonesia International Challenge 2009
- Juara I Yonex Australian Open Grand Prix 2009
- Juara II Sirnas DKI Jakarta 2009
- Juara II Vietnam Challenge 2009
- Juara I Sirnas Kalimantan 2009
- Juara I Banuinvest International Series Romania 2009
- Semifinalis Indonesia Challenge Surabaya 2008
- Juara I Beregu Gubernur Cup Kudus 2008
- Juara I PMS Open Solo 2008
- Final Milo Junior 2006
Di Balik Perjalanan Karir
  • Pertandingan paling mengesankan
    Milo Junior 2006, sukses menembus babak Final.
  • Pertandingan paling mengecewakan
    Bingo Bonanza Philipine Open 2007, kalah dibabak pertama dari S. Gomes
  • Lawan paling tangguh
    Sony Dwi Kuncoro
  • Rekan berlatih favorit
    Semua
  • Pertama kali menjadi wakil negara pada
    Kejuaraan Dunia di Korea (Junior)
Mengenal Lebih Dekat
  • Hobi
    Sepak bola
  • Makanan favorit
    Pecel lele
  • Film favorit
    Action
  • Lagu favorit
    R&B
  • Aktor/Aktris favorit
    Dewi Sandra
  • Atlit favorit
    Taufik Hidayat
  • Acara TV favorit
    Empat Mata
  • Cita-cita/harapan untuk bulu tangkis
    Menjadi pemain dunia
  • Cita-cita bila tidak berkarir di bulu tangkis
    Angkatan udara
  • Tentang saya : Hidup saya hanya untuk bulutangkis(sumber : PB Djarum)
Hayom digadang-gadang akan menjadi pengganti Taufik Hidayat, karena karakter permainannya yang mirip dengan taufik dan memang Hayom sangat mengagumi taufik bahkan menjadikan taufik sebagai panutannya. Hayom memiliki karekter bermain menyerang dengan smashnya yang kuat dan keras, serta nettingnya yang cerdik. Bicara tenttang Idolanya Taufik Hidayat, Ia belum pernah memenangkan duel melawan taufik. 2 kali bertemu dalam turnamen bulu tangkis yang salah satunya pada grand final Axiata cup kemarin, Hayom selalu mengalami kekalahan.Taufik sendiri mengatakan bahwa permainan Hayom sudah sangat bagus hanya masalah mental. 
Jika ditanya soal skill bermain, Hayom sudah bisa dikatakan bagus dan mumpuni namun belum konsisten. Di ajang turnamen bergengsi All England 2012, pada babak 16 besar Hayom dapat mengalahkan Tunggal Jepang berperingkat 6 BWF Sho Sasaki. Padahal di ajang itu Hayom bukan pemain yang di Unggulkan. Wow ... bisa jadi penerus taufik nih. Namun sayang di babak Perempat final ia harus tunduk pada pemain unggulan Malaysia berperingkat 1 BWF Lee Chong Wei.
Pada gelaran Axiata Cup yang baru usai 15 April ini, di Babak Quarter Final melawan Malaysia Tigers hal mengejutkan pun terjadi Hayom dapat mengalahkan salah satu Tunggal terbaik Malaysia yang juga merupakan juara All England 2003 yaitu Muhammad Hafiz Hashim secara rubber set dengan poin 16-21 , 21-18 , 21-10 .

Itu semua bukan hanya kebetulan semata atau sekedar keberuntungan, namun itu semua berkat kerja keras dan latihan Hayom Rumbaka selama ini. 
Sudah saatnya Indonesia meregenerasi para pemainnya sebelum terjadi kekosongan pemain handal. Meregenerasi para pemain bukanlah hal yang mudah dan dapat dilakukan dengan waktu singkat, butuh waktu lumayan lama untuk melakukannya. Mumpung masih ada pemain senior seperti Taufik dan Simon, jadi persiapkan atlet muda dari sekarang sebelum taufik dan simon gantung raket agar nantinya tidak terjadi kekosongan pemain handal, seperti yang sekarang ini sedang menimpa sektor tunggal putri Indonesia (semoga bisa cepat teratasi). Pemain Muda hendaknya lebih sering diturunkan di pertandingan Internaional ya meskipun mungkin pada awalnya hasilnya belum begitu memuaskan. Namun jika sering diturunkan pasti pemain muda sudah terbiasa akan atmosfir pertandingan internasional dan terbiasa dengan lawan yang berat, dan lama-kelamaan pasti bisa mendapatkan prestasi. PBSI harus berani berspekulasi memasukkan pemain muda dalam list pertandingan Internasional agar bisa mendapatkan atlet yang benar-benar handal dan mumpuni.
Selain Dionysius Hayom Rumbaka, masih ada Shesar Hiren Rhustavito (18 Tahun), Tomi Sugiarto, dll pemain Tunggal putra muda yang bisa menjadi tumpuan masa mendatang. Hanya perlu sering dilatih dan diturunkan dalam ajang Internasional saja.
disektor Ganda Putra juga ada pasangan senior Markis Kiddo/Hendra S.,  Bona/Ahsan yang sekarang menduduki peringkat 6 BWF, dan Alvent / Hendra A.G . Mumpung mereka masih On fire ayo persiapkan ganda muda untuk masa depan seperti Angga Pratama/Rian Agung , Gideon/Agripinna dll mereka harus sering diturunkan dalam pertandingan. Angga/Rian sendiri pernah membuat gebrakan yang sangat tidak diduga dengan mengalahkan Pemain kelas dunia Lee Yong Dae/Jung Jae Sung dalam gelaran Indonesia Open Primer Super Superseries 2011. 
 beberapa photo hayom rumbaka
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar